Breaking News

Penyebab Merosotnya Prestasi Olahraga Indonesia


Teras InformasiPenyebab Merosotnya Prestasi Olahraga Indonesia


Prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional masih jalan di tempat. Mirisnya, cabang olahraga (cabor) pendulang emas hanya satu dua di antara banyaknya cabor yang ada.

Penyebab Merosotnya Prestasi Olahraga Indonesia

Padahal, Indonesia yang menjadi negara dengan penduduk terbanyak punya sumber daya manusia melimpah dalam pencarian bakat. Apa sebenarnya permasalahan utama olahraga nasional kita?

Ada tiga pesta olahraga internasional yang diikuti Indonesia. SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Hanya bulu tangkis yang menjadi cabor paling andalan mendulang emas. Untuk anggaran olahraga di Negara ASEAN, Indonesia terbanyak hingga Rp 3,3 triliun. Namun minim prestasi.

Indonesia hanya menempati peringkat lima pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kontingen Merah Putih hanya meraih 38 medali emas, 63 perak, dan 90 perunggu. Merosotnya prestasi Indonesia pada SEA Games 2017 membuat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dituntut mundur. Namun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menolak tuntutan tersebut.

"Saya tidak setuju kalau yang disalahkan itu Menpora. Sangat salah alamat jika menyalahkan Menpora," kata Ketua Harian KONI Jatim M. Nabil kepada Liputan6.com di Surabaya, Selasa (5/9/2017).



Menurut Nabil, Menpora adalah perwakilan pemerintah yang menaungi olahraga dan kepemudaan. Sementara tugas membina, merekrut atlet dan pelatih, serta pemetaan kekuataan bukan kewenangan Menpora. "Lah kok Menpora yang disalahkan," cetusnya.

Nabil justru melihat kinerja Imam sudah sangat baik saat ikut mendampingi kontingen Indonesia di Malaysia. Bahkan, ia juga turut memberikan dukungan langsung pada atlet sebelum dan sesudah pertandingan di ruang ganti.

Seperti halnya yang terjadi ketika tim sepak takraw putri memilih walk out dari pertandingan karena indikasi kecurangan. Imam pun menghargai keputusan tersebut dan memberi semangat bagi atlet. Ia menganggap, para pembina olahraga, dalam hal ini Satlak Prima, yang harus mendapat perhatian. Satlak Prima, merupakan organisasi pembinaan atlet pelatnas untuk ajang internasional.

"Harus ada evaluasi penuh oleh pemerintah kepada Satlak (Prima). Karena, tentu ada yang salah. Entah itu salah dalam hal pembinaan atau pemetaan kemuatan," ucap Nabil.

Berdasar pengamatannya, ada kejanggalan yang terlihat dari penetapan target di SEA Games 2017. Indonesia yang harusnya bisa juara umum, seakan sudah ditargetkan hanya menempati posisi kelima dengan total 55 emas kala itu.

Karena tidak mencapai target, ia menganggap ini adalah kegagalan besar Indonesia dalan ajang olahraga dua tahunan itu. Karena itu, Nabil berharap agar ke depan Satlak Prima bisa segera mengevaluasi dan harus ada perubahan sistem pembinaan. Sehingga nantinya Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018 bisa memberi hasil yang lebih baik. (Dimas Angga P)

INFRASTRUKTUR OLAHRAGA DIKORUPSI

Beberapa kasus korupsi terkait proyek pembangunan fasilitas untuk para atlet terjadi sejak 2010. Contohnya korupsi proyek Hambalang dengan total kerugian negara mencapai Rp 706 miliar.


KONFLIK INTERNAL PEROLAHRAGAAN

* Kemenpora VS PSSI
Perseteruan alot Kemepora vs PSSI yang berlangsung dari 2015-2016 dan berujung pada sanksi FIFA sempat membuat Liga Indonesia mati suri.
* Dualisme kepemimpinan di beberapa cabor.

PENGEMBANGAN ATLET MINIM PERHATIAN

* Belum diterapkannya Sport Science Sport science adalah disiplin ilmu yang mempelajari penerapan dari prinsip-prinsip science dan teknik-teknik yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga. Jerman, Cina, Korsel dan Australia sudah intensif menerapkannya
* Cabor Unggulan Tidak Diprioritaskan
* Sekolah Olahraga Tidak Berkembang






Beritaterbaru,Beritahariini,Beritaterkini,Beritapolitik,Beritaterhangat,Beritaterupdate,Beritahot,Beritaekonomi,Beritasosial,Beritaviral,Beritapopuler,Beritapalingdicari,Beritakekinian,Beritaheboh,Beritafakta,Beritaotomotif,Beritaolahraga,Beritabisnis,Beritafauna,Beritaflora,Beritaproperti,Beritainternasional,Beritadaerah,Beritanasional,Beritapresiden,Beritaprokontra,Beritahoax,Beritaindeks,Beritafashion,Beritaentertainmen,Beritamusik,Beritakesehatan,Beritaperistiwa,Beritakecelakaan,Beritahiburan,Beritaedukasi,Beritateknologi,Beritasains,Beritalifestyle,

No comments:

Post a Comment

POLRI Bentuk Densus Anti Korupsi

TERAS INFORMASI -  POLRI Bentuk Densus Anti Korupsi Masih prematur untuk menakar keefektifan pembentukan Detasemen Khusus (Densus) ...

Designed By VungTauZ.Com